Benar2 sakit, kehilangan seorang sahabat, yang sudah aku anggap keluarga sendiri. Kehilangan selamanya. Sampai detik ini pun aku nggak percaya. Sungguh aku masih nggak percaya, dan berharap info ini bohongi aku. Sampai detik terakhir aku masih sms an dengan dia. Aku sayang banget dia. Memang benar, setelah kehilangan, kita merasa seseorang itu sangat amat berharga.
Tapi sebelumnya pun aku merasa dia sangat berharga bagiku. Tapi untunglah aku dan dia sudah merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Sudah sempat ke mana mana. Aku sudah mbarengi dia sampai akhir. Apa ini disebut happy ending?
Kamu yang mempunyai sahabat, baik2lah di dia. setulus tulusnya hatimu selagi kamu sempat. beneran. malam ini aku spt orang gila. badanku panas. kepala pusing. perasaan sedih yang sangat amat mendalam.
Postingan ku sebelumnya yang menyebutkan sahabat itu bullshit itu adalah salah (bukan salah 100%, berhati2lah dalam mencari seorang sahabat, ga gampang). Jika kamu menemukan sahabat, rangkul dia sampai akhir jaman. Jangan kecewakan dia. sungguh. berikanlah kebahagiaan kepada orang yang kamu cintai sebanyak2nya selagi kamu bisa.
aku saat ini tidak terlalu getun/kecewa. karena aku sudah sempat bersenang2 dengan sahabatku. memang aku merasa kurang banget. tapi aku sangat amat gembira melihat dia bisa sangat amat gembira denganku. berteman dengan ku. Pemberian Tuhan yang tidak ternilai harganya. Sungguh. Tidak ternilai.
I Love You Sahabatku.